ANALISIS TOTAL QUALITY SERVICE MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP)

  • Ahmad Bahru Shobri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Keywords: Total Quality Service, Analytical Hierarchy Process, Service Quality

Abstract

Abstract: Quality is an important element for both manufacturing and service companies. Company must always manage their quality in order organizational processes run effectively and efficiently, so that consumers will continue to use the services provided. The purpose of this study is to know what is the most important criteria and alternatives in Loka Pemeriksaan Penyakit Ikan dan Lingkungan Serang laboratory service. Using Total Quality Service (TQS) as a theory, Analytical Hierarchy Process (AHP) method and supported by three data of Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) in 2020. The result are Reliability as the most  important criteria within (39,11 %) percentage, and for alternative is A6/Accreditarion from official authority within (16,2 %) average perctage.

 

 

Abstrak Kualitas menjadi unsur penting bagi perusahaan manufaktur maupun jasa. Pengelolaan kualitas harus selalu dilakukan perusahaan agar proses organisasi berjalan secara efektif dan efisian, sehingga konsumen akan terus menggunakan jasa yang diberikan. Tujuan penelitian ini agalah untuk mengetahui faktor yang dianggap penting pada pelayanan pengujian laboratorium Loka Pemeriksaan Penyakit Ikan dan Lingkungan (LP2IL) Serang. Teori yang digunakan adalah Total Quality Service (TQS) dan metode penelitian Analytical Hierarchy Process (AHP), sehingga menghasilkan urutan prioritas alternatif yang memerlukan perhatian utama. Data sekunder yang digunakan dalam penelitian ini adalah data Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) periode Triwulan 1, 2 dan 3 2020. Hasil perhitungan yang telah dilakukan menghasilkan kriteria Reliability/Kehandalan merupakan prioritas tertinggi dengan skala kepentingan (39,11 %). Alternatif A6/Akreditasi otoritas khusus menjadi alternatif yang memiliki nilai prioritas tertinggi dengan rata-rata persentase sebesar (16,2 %).

References

[1] Suryoputro, M. R., Sugarindra, M., & Erfaisalsyah, H. (2017). Quality Control System using Simple Implementation of Seven Tools for Batik Textile Manufacturing. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, 215(1). https://doi.org/10.1088/1757-899X/215/1/012028
[2] Ungin, M. (2013). Studi Tentang Kualitas Tenaga Pengajar ( Guru ) Pada Smpn 17 Sendawar Kabupaten Kutai Barat. 1(1), 97–108.
[3] Joudeh, J. M. M., & Dandis, A. O. (2018). Service Quality, Customer Satisfaction and Loyalty in an Internet Service Providers. International Journal of Business and Management, 13(8), 108. https://doi.org/10.5539/ijbm.v13n8p108
[4] Tanuwijaya, C., & Tannady, H. (2019). Evaluasi Produk dan Pelayanan di Toko Buku Gramedia Emporium Pluit Mall Jakarta Utara Menggunakan Service Quality. Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Informasi (SENSASI), 25–28. https://www.prosiding.seminar-id.com/index.php/sensasi/article/view/260/253
[5] Khoirunnisaa’. (2014). Kualitas Layanan Terpadu (Total Quality Service) pada Perguruan Tinggi. An-Nuha, 1(1), 105–117. http://ejournal.staimadiun.ac.id/index.php/annuha/article/view/30/pdf
[6] Liu, F., Peng, Y., Zhang, W., & Pedrycz, W. (2017). On Consistency in AHP and Fuzzy AHP. Journal of Systems Science and Information, 5(2), 128–147. https://doi.org/10.21078/jssi-2017-128-20
[7] Kumar, R., & Anbalagan, R. (2016). Landslide susceptibility mapping using analytical hierarchy process (AHP) in Tehri reservoir rim region, Uttarakhand. Journal of the Geological Society of India, 87(3), 271–286. https://doi.org/10.1007/s12594-016-0395-8
[8][9][10] Pakurár, M., Haddad, H., Nagy, J., Popp, J., & Oláh, J. (2019). The service quality dimensions that affect customer satisfaction in the Jordanian banking sector. Sustainability (Switzerland), 11(4), 1–24. https://doi.org/10.3390/su11041113
Published
2022-01-28