The Pengaruh TQM Terhadap Kinerja Karyawan dimoderasi Sistem Penghargaan (Pegawai KPP Pratama Cilegon)

  • Muh Rico Rizaldi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Fakultas Ekonomi dan Bisnis
  • Diqbal Satyanegara
Keywords: Total Quality Management, Continuous Improvement, Employee Engagement and Empowerment, Employee Performance, Reward System

Abstract

Abstract: Taxation is the government's mainstay sector, because it is the largest source of state revenue. The application of TQM can help in improving the quality and performance of an organization. The purpose of the study was to analyze the effect of TQM, namely: Continuous Improvement and Employee Empowerment Involvement, on Employee Performance moderated by the Reward System at KPP Pratama Cilegon. Using quantitative methods and primary data. Questionnaire as a method of data collection. Stratified random sampling method on 85 employees. Continuous Improvement, Employee Empowerment Involvement as independent vvariable, Employee Performance as dependent variable, Reward System as moderating variable. SEM and SmartPLS 3.0 data analysis. Statistical test results show that Continuous Improvement, Empowerment Involvement has a positive and significant effect on Employee Performance, and Reward System strengthens the relationship between Employee Empowerment Involvement on Employee Performance, but Reward System doesn’t strengthen the relationship between Continuous Improvement on Employee Performance.

 

Abstrak: Perpajakan menjadi sektor andalan pemerintah, karena menjadi sumber penerimaan terbesar negara. Penerapan TQM dapat membantu dalam meningkatkan kualitas dan kinerja suatu organisasi. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh TQM yaitu: Perbaikan Berkesinambungan dan Pelibatan Pemberdayaan Karyawan, terhadap Kinerja Karyawan di moderasi oleh Sistem Penghargaan pada KPP Pratama Cilegon. Menggunakan metode kuantitatif dan data primer. Kuesioner sebagai metode pengumpulan data. Metode stratified random sampling pada 85 pegawai. Variabel independen Perbaikan Berkesinambungan, Pelibatan Pemberdayaan Karyawan, variabel dependen Kinerja Karyawan, variabel moderating Sistem Penghargaan. Analisis data SEM dan SmartPLS 3.0 Hasil uji statistik menunjukkan bahwa Perbaikan Berkesinambungan, Pelibatan Pemberdayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan, dan Sistem Penghargaan memperkuat hubungan antara Pelibatan Pemberdayaan Karyawan terhadap Kinerja Karyawan, tetapi Sistem Penghargaan tidak memperkuat hubungan antara Perbaikan Berkesinambungan terhadap Kinerja Karyawan.

References

[1] A. Munir and D. A. Andini, “Pengaturan Pajak Restoran atas Food Truck Menurut Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 Tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah,” Mimb. Yustitia, vol. 1, no. 1, pp. 92–105, 2017.
[2] M. D. Azis, “Pengaruh Motivasi Kerja, Kompetensi, Dan Kompensasi Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Makassar Selatan,” J. Apl. Manajemen, Ekon. dan Bisnis, vol. 2, no. 2, pp. 1–11, 2018, [Online]. Available: https://jameb.stimlasharanjaya.ac.id/JAMEB/article/download/53/28/99.
[3] S. Sartika, “Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Mataram Barat.” Universitas Muhammadiyah Mataram, 2020.
[4] M. A. Baidowi, ““Pengaruh Lingkungan Kerja Dan Stres Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Asuransi Bumiputera Cabang Sekip Kota Palembang,” in Forum Bisnis dan Kewirausahaan, 2021, vol. 11, no. 1, pp. 99–107.
[5] N. Nurhadi, “Pengaruh Motivasi Intrinsik, Kompensasi Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Pada PT. Berlian Jasa Terminal Indonesia),” in Forum Bisnis dan Kewirausahaan, 2021, vol. 11, no. 1, pp. 13–26.
[6] S. Sudiarti, “Pengaruh Perbaikan Berkesinambungan Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Kasus Di PT.Rentang Buana Niagamakmur Tasikmalaya),” J. Maps (Manajemen Perbank. Syariah), vol. 3, no. 1, pp. 31–41, Oct. 2019, doi: 10.32483/maps.v3i1.28.
[7] M. N. Nasution, Manajemen Mutu Terpadu, 3rd ed. Bogor: Ghalia Indonesia, 2015.
[8] A. Hanastasia, “Pengaruh TQM terhadap Kinerja Manajerial Dengan Sistem Reward Sebagai Variabel Moderating (Studi Empiris Pada Perusahaan BUMN Bidang Manufaktur di Kota Bandung).” Universitas Widyatama, Bandung, 2015.
[9] M. Idris, “Ini Rincian Gaji PNS Pajak Beserta Tunjangan yang Diterimanya,” Kompas.com, 2020. https://money.kompas.com/read/2020/12/20/094321726/ini-rincian-gaji-pns-pajak-beserta-tunjangan-yang-diterimanya?page=all (accessed Apr. 01, 2021).
[10] E. Djumena, “Ini Besaran Tunjangan Kinerja Pegawai Pajak,” Kompas.com, 2015. https://money.kompas.com/read/2015/04/07/100100926/Ini.Besaran.Tunjangan.Kinerja.Pegawai.Pajak (accessed Apr. 01, 2021).
[11] A. S. Fitriadhi, “Pengaruh Implementasi Total Quality Manajemen Terhadap Kinerja Karyawan PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tarjun Kotabaru Kalimantan Selatan,” J. Valtech, vol. 3, no. 2, pp. 52–61, 2020, [Online]. Available: https://ejournal.itn.ac.id/index.php/valtech/article/download/2698/2241/.
[12] E. I. Pamungkas and R. Franksiska, “Analisis Pengaruh Budaya Kaizen Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Reward Sebagai Variabel Moderasi Dalam Rangka Penguatan Daya Saing Bisnis,” J. Manaj. Dayasaing, vol. 20, no. 1, pp. 52–62, Aug. 2018, doi: 10.23917/dayasaing.v20i1.6037.
[13] D. W. Candra, “Peran Sistem Penghargaan Dalam Memoderasi Pengaruh Total Quality Management Terhadap Kinerja Karyawan Bagian Operasional.” STIE Perbanas Surabaya, 2020.
[14] H. Ilmansyah, “Pengaruh Total Quality Management (TQM) Terhadap Kinerja Karyawan Bagian Operasional Di Bank BTN Surabaya.” STIE Perbanas Surabaya, 2016.
[15] W. Abdillah and J. Hartono, Partial Least Square (PLS) Alternatif Structural Equation Modeling (SEM) dalam Penelitian Bisnis. Yogyakarta: ANDI, 2015.
[16] J. Tielung, “Pemberdayaan karyawan, motivasi dan komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan pada PT. PLN (Persero) wilayah VII Manado,” J. EMBA J. Ris. Ekon. Manajemen, Bisnis dan Akunt., vol. 1, no. 4, 2013.
[17] M. I. Heriansyah, T. Taufik, and V. Ratnawati, “Pengaruh Reward sebagai Variabel Moderasi dengan Kompetensi, Independensi, Pengalaman Kerja, dan Keahlian Profesional terhadap Kualitas Audit,” Sorot, vol. 11, no. 1, pp. 1–14, 2016.
[18] V. Indriani, “Pengaruh Variabel Komitmen Profesional, Intensitas Moral, Dan Sensitivitas Etis Terhadap Variabel Whistleblowing Dengan Reward Sebagai Variabel Moderasi,” in Prosiding Seminar Nasional Pakar, 2020, pp. 2–69.
[19] B. L. Hari, M. Rasuli, and E. Darlis, “Pengaruh Kompetensi, Independensi, Pengalaman Kerja, Kompleksitas Tugas terhadap Kualitas Audit Aparat Inspektorat dalam Pengawasan Keuangan Daerah dan Reward sebagai Variabel Moderating,” Sorot, vol. 10, no. 1, pp. 1–18, 2015.
Published
2022-01-28