Pembuatan Pakan Silase Untuk Ternak Ruminansia di Peternakan Desa Pait Kecamatan Kasembon Kabupaten Malang

  • Ryan Basith Fasih Khan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Keywords: Animal Feed; Silage; pH; Nutrient Content; Organoleptic

Abstract

Desa Pait terletak di Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang dan penduduk desa banyak yang memilih beternak sebagai mata pencaharian. Namun, para peternak di Desa Pait menghadapi masalah kurangnya ketersediaan pakan akibat kondisi iklim yang tidak menentu. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat melalui sosialisasi untuk mengedukasi masyarakat tentang teknologi pemanfaatan hijauan melalui fermentasi menggunakan EM4 (silase) sebagai pakan ternak. Kegiatan ini difokuskan pada kelompok ternak Desa Pait dan menggunakan metode pengabdian sosialisasi, pelatihan untuk kelompok ternak, workshop, dan penyuluhan untuk peternak serta metode eksperimental. Walaupun terdapat beberapa kendala, hasil kegiatan menunjukkan bahwa partisipan yang hadir sangat antusias dalam mengikuti pemaparan materi dan praktik pembuatan silase. Mereka juga aktif bertanya tentang manfaat penggunaan silase, lama penyimpanan, proses pemberian pada ternak, dan indikator keberhasilan proses pembuatan pakan. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan, sosialisasi pemanfaatan hijauan melalui fermentasi menggunakan EM4 ini memiliki dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat tentang teknologi pakan ternak fermentasi, serta sesuai dengan harapan masyarakat. Selain itu, pakan ternak fermentasi silase yang dihasilkan memiliki pH 4,3 dengan kandungan nutrisi yang lebih tinggi daripada ensilase, serta kadar air dan organoleptik (tekstur, aroma, dan warna) yang baik

References

[1] Adli, D. N., Sjofjan, O., & Mashudi, M. (2017). Dried Of Poultry Waste Urea-Molasses Block (Dpw-Umb) As Potential For Feed Supplementation. Jurnal Agripet, 17(2), 144–149.
[2] Aglazziyah, H., Ayuningsih, B., & Khairani, L. (2020). Pengaruh Penggunaan Dedak Fermentasi Terhadap Kualitas Fisik Dan Ph Silase Rumput Gajah (Pennisetum Purpureum). Jurnal Nutrisi Ternak Tropis Dan Ilmu Pakan, 2(3).
[3] Chalisty, V. D. (2017). Pengaruh Penambahan Molases, Lactobacillus Plantarum, Trichoderma Viride, Dan Campurannya Terhadap Kualitas Dan Kecernaan In Vitro Silase Total Campuran Hijauan.
[4] Despal, D., Permana, I., Safarina, S., & Tatra, A. (2011). Penggunaan Berbagai Sumber Karbohidrat Terlarut Air Untuk Meningkatkan Kualitas Silase Daun Rami. Media Peternakan, 34(1), 69–69.
[5] Dunière, L., Sindou, J., Chaucheyras-Durand, F., Chevallier, I., & Thévenot-Sergentet, D. (2013). Silage Processing And Strategies To Prevent Persistence Of Undesirable Microorganisms. Animal Feed Science And Technology, 182(1–4), 1–15.
[6] Elghandour, M. M., Reddy, P. R. K., Salem, A. Z., Reddy, P. P. R., Hyder, I., Barbabosa-Pliego, A., & Yasaswini, D. (2018). Plant Bioactives And Extracts As Feed Additives In Horse Nutrition. Journal Of Equine Veterinary Science, 69, 66–77.
[7] Elsden, S., & Phillipson, A. (1948). Ruminant Digestion. Annual Review Of Biochemistry, 17(1), 705–726.
[8] Guyader, J., Janzen, H., Kroebel, R., & Beauchemin, K. (2016). Forage Use To Improve Environmental Sustainability Of Ruminant Production. Journal Of Animal Science, 94(8), 3147–3158.
[9] Landupari, M., Foekh, A., & Utami, K. (2020). Pembuatan Silase Rumput Gajah Odot (Pennisetum Purpureum Cv. Mott) Dengan Penambahan Berbagai Dosis Molasses. Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal Of Animal Science), 22(2), 249–253.
[10] Lee, M. R., Rivero, M. J., & Cone, J. (2018). The Role Of Pasture In The Diet Of Ruminant Livestock. In Improving Grassland And Pasture Management In Temperature Agriculture. Burleigh Dodds Science Publishing Limited.
[11] Lykes, M. B., & Coquillon, E. (2007). Participatory Action Research And Feminisms. Handbook Of Feminist Research: Theory And Praxis, 297–326.
[12] Naif, R., Nahak, O. R., & Dethan, A. A. (2016). Kualitas Nutrisi Silase Rumput Gajah (Pennisetum Purpureum) Yang Diberi Dedak Padi Dan Jagung Giling Dengan Level Berbeda. Jas, 1(1), 6–8.
[13] Syafi’i, S., & Rizqina. (2017). Kualitas Silase Rumput Gajah Dengan Penambahan Bahan Pengawet Dedak Padi Dan Tepung Gaplek. Maduranch, 2(2): 49 – 58.
[14] Syahrir, S., Rasjid, S., & Mide, M. Z. (2014). Perubahan Terhadap Kadar Air, Berat Segar Dan Berat Kering Silase Pakan Lengkap Berbahan Dasar Jerami Padi Dan Biomassa Murbei. Buletin Nutrisi Dan Makanan Ternak, 10(1).
[15] Wati, W. S., Mashudi, M., & Irsyammawati, A. (2018). Kualitas Silase Rumput Odot (Pennisetum Purpureum Cv. Mott) Dengan Penambahan Lactobacillus Plantarum Dan Molasses Pada Waktu Inkubasi Yang Berbeda. Jurnal Nutrisi Ternak Tropis, 1(1), 45–53.
[16] Yanuartono, Y., Indarjulianto, S., Purnamaningsih, H., Nururrozi, A., & Raharjo, S. (2019). Fermentasi: Metode Untuk Meningkatkan Nilai Nutrisi Jerami Padi. Jurnal Sain Peternakan Indonesia, 14(1), 49–60.
Published
2023-04-20