Inovasi Olahan Daun Kelor: Camilan Sehat Stik Moringa oleifera Dengan Tambahan Bubuk Daun Kelor

  • Armini Putri Rimudi Universitas
  • Nurul Aini Pendidikan Fisika, FKIP, Universitas Mataram, Mataram, Indonesia
  • Baiq Septia A Pendidikan Fisika, FKIP, Universitas Mataram, Mataram, Indonesia
  • Yuliana Herawati Pendidikan Fisika, FKIP, Universitas Mataram, Mataram, Indonesia
  • Susilawati Susilawati Pendidikan Fisika, FKIP, Universitas Mataram, Mataram, Indonesia

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan olahan dari penambahan bubuk  daun kelor menjadi produk camilan stik Moringa oleifera. Penambahan bubuk  daun kelor memberikan perubahan warna, aroma dan rasa pada makanan yang dihasilkan. Pembuatan bubuk  daun kelor meliputi empat tahapan yaitu pemisahan daun kelor dari tangkai, pengeringan daun kelor menggunakan oven, pengayakan bubuk  daun kelor dan penggilingan daun kelor. Perbandingan penambahan bubuk  daun kelor pada olahan camilan stik adalah ½ kg dari 2 kg bubuk  terigu, hal ini karena penambahan bubuk  daun kelor yang berlebihan dapat menimbulkan rasa pahit. Dalam penelitian ini, metode survei digunakan untuk mendapatkan informasi tentang potensi dan memahami peluang pasar untuk produk camilan stik Moringa oleifera. Tahap desain menghasilkan konsep produk. Persiapan bahan, melibatkan penyiapan alat dan materi untuk produksi camilan stik. Tahap produksi melibatkan pembuatan produk inovatif menggunakan bubuk  daun kelor sebagai komponen utama dalam berinovasi. Terakhir, tahap promosi dan pemasaran dirancang untuk memperkenalkan produk kepada konsumen melalui berbagai media.

Published
2024-03-04