Perbandingan Akurasi Pengenalan Kadar Semen Berdasarkan Tingkat Pencahayaan Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan

  • Erick Brilliant Wilsen Universitas MDP
  • Gasim Gasim Universitas MDP
  • Rizani Teguh Universitas MDP

Abstract

Penelitian ini menggunakan dataset kadar semen dan pasir yang memiliki 450 data latih
dan 120 data uji. Dataset yang telah diambil lalu diekstraksi menggunakan GLCM untuk dilatih
menggunakan JST. Pelatihan JST dilakukan dengan mencari semua kemungkinan hidden layer.
Setelah mendapatkan hidden layer kemudian akan dibandingkan dengan setiap hidden layer
untuk melihat hasil pengenalan paling baik. Perbedaan yang terlihat jelas adalah bahwa akurasi
menggunakan pencahayaan 1 lampu mendapatkan akurasi lebih tinggi daripada pencahayaan
lainnya yaitu dengan melihat persentase dari perhitungan jumlah data yang dikenali dengan
jumlah data yang diuji tiap layer pada setiap pencahayaan. Perbandingan persentase yang
dilakukan tiap pencahayaan dibandingkan persentase yang terbaik. Berdasarkan hasil yang
didapat, pencahayaan 1 lampu dengan jaringan syaraf tiruan dapat menghasilkan tingkat akurasi
yang paling tinggi yaitu sebesar 87%.

Published
2021-10-05
How to Cite
Wilsen, E., Gasim, G., & Teguh, R. (2021, October 5). Perbandingan Akurasi Pengenalan Kadar Semen Berdasarkan Tingkat Pencahayaan Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan. Jurnal Algoritme, 2(1), 55-61. https://doi.org/https://doi.org/10.35957/algoritme.v2i1.1454